Daun salam (Syzygium polyanthum)

Morfologi Tanaman

Pohon Syzygium polyanthum memiliki tinggi sekitar 25 meter, memiliki akar lurus besar, batang bundar dan permukaan halus. Memiliki bunga-bunga kecil, putih dan harum. Sedangkan daunnya memiliki panjang 2,5-8 cm dengan tepi yang rata, ujungnya tumpul dan bagian bawahnya melebar dengan panjang dan rapat.

Kandungan

Dalam beberapa studi, daun Syzygium polyanthum memiliki banyak kandungan kimia yang terdiri dari tanin, flavonoid dan minyak atsiri (0,05%), termasuk asam sitrat dan eugenol.

Manfaat

Daun Syzygium polyanthum dapat digunakan tidak hanya sebagai bumbu untuk keperluan memasak, tetapi juga dapat dijadikan obat. Baik ekstrak akar dan buahnya memiliki kemampuan untuk menetralisir akibat terlalu banyak konsumsi alkohol. Selain itu, ekstrak daun Syzygium polyanthum biasanya digunakan untuk menghentikan diare, gastritis, diabetes mellitus, gatal, astringen, dan kudis. Berdasarkan penelitian Pinatih et al., (2011) daun Syzygium polyanthum menunjukkan adanya kehadiran senyawa flavonoid, terpenoid dan fenolik. Penelitian sebelumnya menyatakan ekstrak daun Syzygium polyanthum yang diujikan pada mencit mampu menurukan kadar glukosa darah. Diduga kemampuan tersebut disebabkan oleh flavonoid yang terkandung di dalam daun Salam. Flavonoid merupakan senyawa yang mampu menangkap radikal bebas yang merusak sel beta pankreas (Widharna, 2010; M. Ikhwan Rizki, et al., 2015). Didapatkan juga hasil yang serupa saat digunakan 70% ekstrak etanolik daun Salam dengan dosis 62,5 mg/ kg BB, 125 mg/ kg BB, dan 250 mg/ kg BB, yang mana dosis 250 mg/ kg BB dapat menurunkan secara bermakna kadar glukosa darah mencit jantan yang diinduksi dengan aloksan yaitu sebesar 192,3 mg/dL menjadi 119,3 mg/dL dalam waktu 14 hari.